Facebook, salah satu aplikasi populer di ranah online ini selalu saja menarik perhatian bagi penggunanya. Berbagai macam fitur yang ada di facebook sepertinya bisa menjadi jawaban atas apa yang dibutuhkan oleh pengguna internet saat ini. Dimanfaatkan sebagai untuk berkomunikasi bisa, dibuat untuk ngobrol (chatting) bisa, digunakan untuk beriklan bisa, berjualanpun juga bisa. Mungkin sekarang bukan menjadi hal yang baru lagi ketika Facebook bisa dimanfaatkan untuk mengelola dan menjalankan suatu bisnis.
Jika sebelumnya fanpage facebook bisa dimanfaatkan untuk branding perusahaan maupun sebagai tempat untuk berjualan. Kali ini akan dibahas tentang pemanfaatan salah satu fitur dari Facebook, yaitu Facebook group yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Bagaimana caranya? Simak tahapan-tahapannya berikut ini,
(baca juga : 7 Keuntungan Memiliki Fanpage Facebook untuk Bisnis Online)
Membuat group
Pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat group facebook terlebih dahulu. Silahkan Anda bisa mengakses url disini dan silahkan ikuti instruksi selanjutnya.
Memberi nama group
Untuk penamaan pada group di Facebook usahakan jangan membuat nama group yang berkaitan dengan produk yang Anda jual. Jika misalnya Anda menjual produk tanaman atau bunga mawar. Buatlah nama group di Facebook Anda menjadi, “Tips dan Trik Merawat Tanaman” atau “Komunitas Pecinta Bunga Mawar”. Harapannya ketika nanti ada beberapa pengguna yang mencari keyword seputar bunga mawar, group Anda akan masuk pada hasil pencarian. Mengapa nama group tidak langsung dibuat seperti “Jual Tanaman dan Bunga Mawar”. Alasannya agar tidak terlalu frontal dan secara terang-terangan bahwa Anda mau menjual produk. Jadi, misalnya Anda langsung membuat nama group secara terang-terangan menjual produk kemungkinan peminat group cenderung lebih sedikit.
Setting group dan siapkan konten
Sebelum Anda rekrut atau mengajak orang-orang untuk bergabung pada group Anda. Usahakan semua konten sudah Anda persiapkan dan kemudian di publish. Sebelumnya Anda harus melengkapi profil group terlebih dahulu seperti menuliskan tentang group tersebut, kemudian tuliskan aturan-aturan yang berlaku di group, lalu jangan lupa upload foto profil dan juga header group.
Ketika sudah melengkapi profile group Anda, selanjutnya posting beberapa konten yang berkaitan dengan edukasi. Minimal paling tidak harus ada 10 konten yang sudah Anda posting di group tersebut.
Merekrut anggota
Tahap selanjutnya, ajaklah atau mengundang rekan-rekan Facebook Anda terlebih dahulu. Lalu biarkan jumlah member bertambah perlahan dengan sendirinya. Jika nantinya sudah banyak yang bergabung, Anda tinggal meneruskan konten dan selalu menyapa pengguna Facebook setiap harinya. Agar tetap terus terjadi interaksi antar anggota.
Memposting konten secara konsisten
Karena group adalah tempat untuk berdiskusi, jadi ajaklah member untuk tetap berinteraksi dan berdiskusi dalam group tersebut. Bagaimana caranya? Bisa dimulai dari Anda dengan memposting artikel-artikel bermanfaat ataupun berbagi seputar tips yang pastinya sesuai dengan nama group yang Anda usung. Memang karena group masih dibilang baru, bisa saja interaksi belum terlihat. Namun jika Anda posting secara terus menerus, pasti lama-kelamaan interaksi akan terbangun dengan sendirinya. Yang terpenting Anda harus tetap konsisten untuk share konten.
Boom produk
Sekarang mungkin waktunya yang Anda tunggu-tunggu. Ketika sudah banyak member yang bergabung dan banyak interaksi terjadi pada group yang Anda buat tersebut. Saatnya sekarang Anda bisa share produk Anda. Namun yang perlu Anda ingat adalah jangan melakukan posting produk secara terus menerus karena pasti akan membuat ketidaknyamanan bagi member. Jadi harus tetap konsisten posting konten seperti pada tips sebelumnya, dan untuk melakukan posting produk bisa dilakukan seminggu sekali atau maksimal 3 kali.
Konsisten
Perlu mengingat kembali bahwa member yang bergabung entah atas undangan Anda atau yang datang dengan sendirinya, mereka semua semata-mata tidak mencari produk Anda. Tujuan utama mereka hanya ingin mendapatkan info bermanfaat bagi mereka. Jadi terus bangun interaksi yang baik dan harmonis. Ciptakan suasana kekeluargaan dengan saling bertegur sapa, dan postinglah konten secara berkelanjutan. Karena bisa dikatakan sumber market Anda ada di group tersebut. Jadi, bisa disimpulkan bahwa member adalah konsumen dan konsumen itu adalah raja. Jadi Anda harus tetap bersikap baik dan ramah kepada seluruh member group tersebut 


